Sabtu, 23 Januari 2016

PERKEMBANGAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN VIRTUAL



PERKEMBANGAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN VIRTUAL
Name : Kadek Bhaskara
NPM : 14613157
3SA04

Ø Community, masyarakat adalah kelompok-kelompok orang yang menempati sebuah wilayah (territorial) tertentu, yang hidup secara relative lama, saling berkomunikasi, memiliki symbol-simbol dan aturan tertentu serta system hukum yang mengontrol tindakan anggota masyarakat, memiliki system stratifikasi, sadar sebagai bagian dari anggota masyarakat tersebut serta relative dapat menghidupi dirinya sendiri.

Ø Penemuan dan perkembangan teknologi Informasi dalam skala massal, telah mengubah bentuk masyarakat manusia dari masyarakat dunia local menjadi masyarakat dunia global, sebuah dunia yang sangat transparan terhadap perkembangan informasi, transportasi, serta teknologi yang begitu cepat dan begitu besar mempengaruhi peradaban umat manusia, sehingga dunia juga dijuluki The Big Village, yaitu sebuah desa yang besar yang di mana masyarakatnya saling mengenal dan saling menyapa satu dengan yang lainnya seperti layaknya kehidupan yang berkembang di desa.

Ø Masyarakat global itu jjuga merupakan suatu kehidupan yang memungkinkan komunitas manusia menghasilkan budaya-budaya bersama, menghasilkan produk-produk industri bersama, menciptakan pasar bersama, pertahanan militer bersama, mata uang bersama bahkan menciptakan perang dalam skala global disemua lini.
Ø Secara materi mampu mengembangkan ruang gerak kehidupan baru bagi masyarakat sehingga tanpa disadari , komunitas manusia telah hidup dalam dua dunia kehidupan masyarakat , yaitu masyarakat nyata dan masyarakat maya (cybercommnunity)

Ø Masyarakat nyata adalah kehidupan masyarakat yang secara indrawi dapat dirasakan sebagai sebuah kehidupan nyata, dimana sebuah kehidupan nyata di mana hubungan-hubungan sosial sesama anggota masyarakat di bangun melalui penginderaan (dapat diraba, dilihat, dicium, didengar dan dirasakan, oleh panca indera)

Ø Masyarakat maya, adalah sebuah kehidupan masyarakat manusia yang tidak dapat secara langsung di indera melalui penginderaan manusia, namun dapat dirasakan an disaksikan sebagai sebuah realitas.

Ø Kemajuan teknologi informasi inilah yang telah mengubah dunia maya yang terdiri dari berbagai macam gelombang magnetic dan gelombang radio, serta sifat kematerian yang belum di temukan manusia, sebagai sebuah ruang kehidupan baru yang sangat prospektif bagi aktivitas manusia yang memiliki nilai efisiensi yang sangat tinggi.

Ø Awalnya Masyarakat maya adalah sebuah fantasi manusia. Fantasi tersebut adalah sebuah hiper-realitas manusia tentang nilai,citra,dan makna kehidupan manusia sebagai lambang dari pembebasan manusia terhadap kekuasaan materi dan alam semesta.

Ø Sebagai ciptaan manusia, maka masyarakat maya menggunakan seluruh metode kehidupan masyarakat nyata sebagai model yang dikembangkan di dalam segi-segi kehidupan maya. Seperti membangun interaksi sosial dan kehidupan kelompok, membangun stratifikasi sosial, membangun kebudayaan, membangun pranata sosial, membangun kekuasaan, wewenang dan kepemimpinan membangun system kejahatan juga control sosial.

Ø Masyarakat maya membangun dirinya dengan sepenuhnya mengandalkan interaksi sosial dan proses sosial dalam kehidupan kelompok (jaringan) intra dan antar sesama anggota masyarakat maya.

Ø Proses sosial dan interaksi sosial dalam masyarakat maya ada yang bersifat sementara dan ada dalam waktu yang relative lama dan menetap. Sifat dan iinteraksi sosial mereka ditentukan oleh kepentingan mereka dalam dunia maya.

Ø Interaksi sosial sementara , terjadi pada anggota masyarakat yang sepintas lalu ingin “jalan-jalan” dan hanya bermain didunia maya melalui browsing dan chatting, atau search misalnya untuk keperluan pencarian data tugas, data umum dan sebagainya.

Ø Interaksi sosial dan kehidupan kelompok yang berlangsung cukup lama antara sesama anggota masyarakat maya lainnya. Pengguna internet yang ini disebut netter yang setiap saat berada dalam dunia maya. Mereka bergaul, menyapa, bercinta, berbisnis, belajar dan bahkan berbuat criminal dalam mayarakat maya, namun mereka tidak menetap di sana karena tidak memiliki rumah sebgai alamat mereka.

Ø Kebanyakan dari anggota masyarakat menjadi penduduk tetap dalam masyarakat tersebut dengan memiliki alamat dan “rumah” di sana dengan status penyewa atau pemilik. Mereka ini yang memiliki e-mail, website atau bahkan provider. Secara kontinyu memanfaatkan alamat dan rumah mereka untuk berinteraksi dengan sesama anggota masyarakat guna berbagai kebutuhan.

Ø Masyarakat maya dibangun melalui interaksi sosial sesame anggota masyarakat maya. Syarat-syarat interaksi sosial dalam masyarakat nyata harus memiliki social contact dan communication. Persyaratan ini juga menjadi substansi utama dalam kehidupan sosial mayarakat maya. Hubungan yang di bangun dalam jaringan-jaringan computer, frekuensi radio, antena atau modem sesungguhnya adalah hubungan-hubungan sosial yang dibangun oleh anggota masyarakat untuk saling berinteraksi sedangkan mesin-mesin itu hanyalah media yang mereka gunakan.

Ø Salah satu ciri masyarakat adalah menciptakan kebudayan dalam masyarakat maya, kebudayaan yang di kembangkan adalah budaya-budaya pencitraan dan makna yang setiap saat di pertukarkan dalam interaksi simbolis.

Ø Budaya ini sangat subjektif atau lebih objektif lagi apabila disebut intersubjektif yang sangat didominasi adalah creator dan imajinater yang setiap saat mencurahkan pemikiran mereka dalam tiga hal secara terpisah.

Budaya dalam masyarakat maya tercipta oleh tiga unsur yang sangat utama yaitu,
1. Kelompok yang senantiasa bekerja untuk menciptakan mesin-mesin canggih dan realistis (Hardware)
2. Kelompok yang setiap saat menggunakan mesin-mesin itu untuk menciptakan karya-karya imajinasi yang menakjubkan dalam dunia hiper-realitas, (Software)
3. Masyarakat yang pada umumnya setiap hari menggunakan mesin-mesin dan karya-karya imajinasi itu sebagai bagian dari kehidupannya.
Dari tiga hal itu masyarakat maya menciptakan culture universals sebagaimana yang juga dimiliki oleh masyarakat nyata, sebagai berikut ;
1. Peralatan dan perlengkapan hidup masyarakat maya adalah, teknologi informasi yang umumnya dikenal dengan mesin computer dan mesin-mesin (media) elektronika lain yang membantu kerja atau dibantu oleh mesin computer.
2. Mata pencaharian dan system-sistem ekonomi. Masyarakat maya memiliki mata pencaharian yang sangat menonjol dan spesifik dalam bentu menjual jasa dengan system ekonomi subsitusi, Dalam hal ini misalnya penyewaan website, space untuk iklan, dan sebagainya.
3. Sistem kemasyarakatan yang di kembangkan dalam masyarakat maya, adalah bentuk system kelompok jaringan yang ada dalam masyarakat maya. Untuk itu mereka memiliki system aturan yang diciptakan oleh para pemilik provider, pemilik website, pemilik produk dan jasa yang yang ditawarkan dan sebagainya. Namun system yang dibangun selalu menempatkan pemilik provider atau website sebagai penentu aturan, pemilik control sosial dan sebagainya.
4. Bahasa, bahasa masyarakat maya umumnya adalah bahasa Inggris. Pada perkembangannya komunitas maya kemudian menciptakan system, ikon sendiri untuk berkomunikasi atau untuk berbicara, meskipun bahasa utama tetap saja bahasa Inggris.
5. Kesenian, karya komunitas maya adalah bagian dari karya seni pada umumnya. Semua karya masyarakat maya menempatkan seni sebagai ukuran pencitraan dan pemaknaan yang ditampilkan kepada public maya itu sendiri.
6. Sistem Pengetahuan, dikembangkan menggunakan proses pemberitahuan dan pembelajaran langsung secara trial dan error. Umumnya para netter atau imajinater menggunakan system pengetahuan secara bergulir kepada sesama anggota masyarakat maya.
7. Sistem religi (kepercayaan), masyarakat maya adalah waktu dan keyakinan bahwa setiap misteri dalam dunia maya dapat di pecahkan.
Sesuatu yang menjadi ciri khas dari kebudayaan maya ini adalah sifatnya yang sangat menggantungkan diri pada media. Bahwa kebudayaan itu hanya ada secara nyata dalam media informatika dan beberapa di antaranya telah ditransformasikan ke dalam kognitif manusia, inilah sebenarnya space dunia maya.

Penggunaan internet (dan perangkatnya) sebagai ruang sosial dan budaya di dunia virtual, Bourdieu mengistilahkannya dengan ‘culture capital’. Simbol dari gaya hidup kaum urban yang berinteraksi di ruang maya. Jika mengacu pada pemikiran Galbraith, mungkin fenomena ini yang dialami ‘the affluent society’.
Catatan terpenting bahwa, budaya online merupakan kelanjutan dari budaya konsumen digital/virtual. Bentuk-bentuk variatif berkomunikasi semakin tak terelakkan (e-mail, chatting, mailist, facebook, twitter, dan seterusnya). Penggunaan internet sebagai ruang sosial dan budaya di aras virtual mengandalkan terbentuknya korelasi tentang fenomena konsumsi dan gaya hidup virtual, terlebih sejak munculnya komunitas maya. Realitas komunitas maya telah menemukan karakternya yang khas, contohnya komunitas maya Kaskuser yang sudah mencapai jutaan lebih.

James Slevin telah menuliskan artikel di dalam bukunya ‘The Internet and Society’ yang berjudul ‘The Internet and Forms of Human Association’. Ia mengakui konsep “community” atau komunitas sulit ditemukan arti yang sesungguhnya. Namun konsep ini merujuk pada “the communal life of a sixteenth-century village—or to a team of individuals within a modern organization who rarely meet face to face, but who are successfully engaged in online collaborative work.” Slevin membagi dua penggunaan konsep “community” ini, pertama, komunitas dapat dipakai untuk menjelaskan adanya kompleksitas berbagai pertimbangan (pengetahuan/informasi) antara realitas dan ide. Kedua, penggunaan konsep komunitas jauh melebihi dari bentuk baru perkumpulan (asosiasi) manusia (Denis McQuail (ed.), 2002: 148).

Selain dampak dari konsumsi media virtual yang melaju pesat, teknologi media hubungannya dengan konsumsi juga berperan dalam proses produksi budaya massa. Artinya ini lebih dekat pada sebuah industri budaya sebagaimana yang ditunjukkan oleh Adorno dan Horkheimer, bahwa budaya tidak lepas dari dari ekonomi politik dan produksi kebudayaan kapitalis: sebuah paradoks bagi proyek Pencerahan.
“The culture industry fuses the old and familiar into a new quality. In all its branches, the products which are tailored for consumption by masses, and which to a great extent determine the nature of that consumption, are manufactured more or less according to plan.”
(Adorno, (J M. Bernstein ed.), 1991: 98)
Konsep budaya pada kerangka teoritik Cultural Studies, Raymond Williams berpendapat kata budaya/kebudayaan digunakan dalam dua pengertian, pertama sebagai keseluruhan cara hidup, dan kedua, untuk menunjuk pada kesenian dan pembelajaran…kebudayaan itu adalah hal-hal yang dialami dalam hidup sehari-hari (Williams, 1989:4). Oleh karena itu, budaya virtual yang diejawantahkan lewat komunitas maya diciptakan dari praktik keseharian (saling berkomunikasi) di antara para pengguna komputer dengan menggunakan teknologi dengan platform internet. Walaupun begitu, internet yang populer di kalangan awam sejak munculnya HTTP sebagai landasan website, baru sekedar untuk mencari berita atau komunikasi melalui e-mail. Namun segera setelah itu, komunitas maya yang terdiri dari pengguna ‘ordinary people’ juga mulai terbentuk sebagai konsumsi budaya virtual di abad 21.

Pengguna komunitas maya berupa mailing list, newsgroup atau bulletin board, atau versi Indonesia yang paling dikenal adalah Kaskus, di antara semuanya menyediakan ruang dialog, debat, bahkan transaksi jual beli (e-commerse). Sehingga apa yang dikatakan Marshall McLuhan (1964) mengenai ‘global village’ hampir dikatakan benar-benar terwujud sekarang ini. Aktifitas berkumpul sekelompok orang yang disatukan oleh minat atau ketertarikan kemudian menciptakan jalinan komunikasi intrapersonal yang terpisahkan dari ruang-ruang dunia nyata (offline) tapi mampu menciptakan sebuah ruang sosial baru (so cial spheres).

Kehadiran ruang sosial maya memberikan perspektif baru dalam memahami perkembangan teknologi media. Ruang sosial maya ini berguna untuk mengeksplorasi dan menyalurkan segala informasinya tanpa memperhatikan batasan-batasan ruang dunia nyata. Sebagai bentuk alegori dari kesiapan manusia menuju pemahamannya terhadap realitas kesadaran rasionalnya, Plato mengilustrasikan orang yang dipasung di dalam gua yang menemukan bayang-bayang dan cahaya dan orang-orang yang masih terpasung di dalam gua tidak dapat menyaksikan cahaya atau sinar matahari. Kisah ini sekedar menunjukkan adanya pertukaran realitas untuk membedakan mana dunia real (nyata) dan non-real atau maya. Sehingga para filsuf menyebutnya sebagai bentuk “hierarki realitas”.

Pada batas ini, konsumsi barang-barang elektronik media baru (new media) tidak lagi berkutat soal kebutuhan informasi yang juga dikonsumsi, dengan cara mengumpulkan berbagai informasi dari banyak sumber hanya dalam waktu yang relatif singkat, tetapi proses mengumpulkan informasi (information-gathering) ini disebut McLuhan sebagai proses detribalization of society (McLuhan, 1964: 248).4 Transformasi ruang dan waktu seketika terjadi apalagi itu meluas hingga jutaan orang yang terhubung dalam satu waktu yang sama, “Medium transforms space and time”.

ANALISIS:
Budaya internet disebut cyber culture. Istilah cyber culture ternyata telah banyak dikenal di masyarakat sejak tahun 90an. Saya masih ingat, kita sangat mengenal berbagai istilah dengan embel – embel cyber. Cybercafe, cybercrime, cyborg, cyber-attack dan lain – lain. Hal ini menunjukkan betapa internet/ cyber berada di berbagai lini kehidupan masyarakat. Menurut beberapa kajian, cyber culture merupakan sebuah konsep untuk memahami dampak internet pada masyarakat, di mana kajian tersebut fokus pada analisis budaya dari teknologi komunikasi dan informasi.
Bak menjelajah di dunia cyber, tulisan ini mencoba menjelajah logika berpikir dan mencoba menelaah internet dari sudut pandang budaya. Elisenda Ardevol mendefinisikan (1) cyber-culture sebagai sebuah model budaya baru yang disebabkan oleh teknologi internet, (2) internet sebagai budaya yang baru muncul, (3) internet sebagai produk budaya yang dikembangkan, (4) internet sebagai media. Ke empat pemahaman akan cyber culture ini terbentuk berdasarkan empat falsafah  kultur yaitu, (1) kultur sebagai  strategi beradaptasi, (2) kultur sebagai sistem keseluruhan, (3) kultur sebagai suatu simbol, (4) kultur sebagai suatu kebiasaan.
Oleh sebab itu maka dapat disimpulkan bahwa contoh internet sebagai model budaya baru adalah (1) adanya internet sebagai teknologi, (2) munculnya masyarakat dunia baru, (3) adanya perubahan perilaku sosial dan budaya pada tataran masyarakat pengguna internet. Selanjutnya contoh bahwa internet sebagai budaya yang baru muncul, kita dapat lihat (1) adanya dunia maya, (2) adanya masyarakat virtual. Sedangkan internet sebagai produk budaya, dapat kita lihat dari (1) internet merupakan buatan manusia yang berbudaya, (2) produk-produknya bersifat kreatif dan kolaboratif, (3) adanya budaya baru, bernama budaya digital. Yang terakhir internet sebagai bentuk media, dapat dilihat dari fakta bahwa (1) internet sebagai media komunikasi, (2) adanya kebiasaan menggunakannya, (3) suatu media yang menyaingi media massa.
Source: http://aromblog.blogspot.co.id/2011/03/masyarakat-cyber.html



Sabtu, 26 Desember 2015

KEBUN RAYA BOGOR

KEBUN RAYA BOGOR

Salah satu wahana wisata favorit yang terkenal di Bogor ialah Kebun Raya Bogor. Kebun raya ini sering disebut juga dengan Bogor Botanical Gardens yang luasnya mencapai 87 hektar dengan sekitar 15.000-an koleksi faunanya. Dengan segala kelengkapan faunanya tersebut membuat banyak orang penasaran dan kemudian berkunjung kesini. Selain untuk rekreasi, berkunjung ke Kebun Botani ini juga sebagai sarana edukasi karena banyaknya pengetahuan soal tetumbuhan yang bisa ditemukan disini.

Tentu saja disetiap tempat rekreasi ada spot yang menjadi daya tarik utamanya. Nah, yang menjadi daya tarik di Kebun Raya Bogor ini ialah Rafflesia Arnoldi atau dikenal dengan bunga bangkai raksasa. Bunga ini ketinggianya bisa mencapai sekitar 2 meter dan menjadikannya sebagai bunga terbesar di dunia. Didalam kebun raya ini juga ada pohon kelapa sawit yang diklaim sebagai yang tertua di Asia Tenggara dan masih ada sampai sekarang. Beberapa pusat keilmuan botani yang ada di sekitar kebun raya ini seperti Museum Zoologi, Herbarium Bogoriense dan juga PUSTAKA. Yang tidak kalah menarik ialah dari area ini kita dapat melihat megahnya Istana Bogor.

Beberapa peristiwa penting pernah terjadi di kebun raya ini, salah satunya ialah diresmikannya Tugu Peringatan Reinwardt yang bertepatan dengan ulang tahun ke 189 kebun raya ini. Dengan banyaknya sumber pengetahuan di kebun raya ini membuat Anda akan merasa rugi jika tidak pernah membawa anak-anak yang sejatinya masih haus pengetahuan untuk berkunjung kesini.

 

Gambar di atas ialah salah satu papan informasi yang ada di Kebun Raya Bogor,kita dapat mengetahui poisisi kita sekarang ada dimana,dan mengetahui tempat-tempat lainnya yang ada di istana bogor.
 
 
 Di Kebun Raya Bogor kita juga bisa dapat melihat keindahan dari Istana Bogor,tetapi kita dilarang untuk memasukin area di sekitar Istana Bogor,kecuali kalau ada event-event tertentu saja.
 

 
Kebun Raya Bogor mempunyai jembatan yang sangat terkenal yaitu Jembatan Gantung Merah (Jembatan Cinta),Namun harus di perhatikan bahwa jembatan ini hanya dapat menahan beban 5 orang di atas jembatan dalam satu waktu.


  Di Kebun Raya juga terdapat salah satu komplek makam yang cukup di kenali yaitu Komplek makam Belanda.Makam ini cukup seram menurut saya karna saya punya cerita menyeramkan saat berada di makan Belanda ini,waktu itu saya dengan Ayah saya hanya berdua di makam tersebut,Ayah saya sibuk merekam di sekitar makam,dan saya keliling melihat-lihat makam Belanda itu.Lalu tanpa di duga saya dan Ayah saya mendengar suara perempuan teriak meminta tolong di sekitar area makam tersebut ,padahal area makam tersebut sudah sangat sepi,hanya ada saya dan ayah saya,kebetulan saya ke makam Belanda itu pada saat sore hari,para pengunjung sudah pada mencari jalan keluar dari Kebun Raya Bogor. 

 Dan menurut saya tempat yang paling favorite di Kebun Raya Bogor ialah jalan lurus,yang di kelilingin oleh berbagai macam pepohonan,membuat udara di sekitar menjadi sejuk.
 

Di Kebun Raya Bogor kita juga harus berhati-hati kalau mau berteduh/sekedar berkumpul di bawah pohon,karna di tempat wisata ini rata-rata pohonnya sudah sangat tua sekali dan mudah tumbang,sudah ada insiden pohon tumbang yang menewaskan pengunjung di Kebun Raya Bogor.

Kekurangan dari Kebun Raya Bogor menurut saya adalah tidak adanya guide yang menjelaskan tentang sejarah kebun raya ,atau sejarah dari pohon-pohon yang berada di Kebun raya tersebut.


Saran dari saya adalah sebaiknya di Kebun Raya Bogor di tambah Guide yang menjelaskan tentang Kebun Raya Bogor ini beserta Pepohonannya juga karna hal ini dapat menambah wawasan kita.Daripada kita mencari di internet,belum tentu di Kebun Raya ada sinyal.Dan juga sebaiknya di beri tanda apakah pohon ini sudah tua atau belum,agar pengunjung tau untuk tidak terlalu dekat dengan pohon tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan .


















Senin, 06 Juli 2015

Pendapat tentang film The Secret

Pendapat saya setelah menonton film The Secret adalah film ini lumayan bagus tetapi cukup membosankan menurut saya karna film ini bersifat dokumenter,film ini dapat menjadi hiburan sekaligus memberikan pengetahuan tentang sebuah rahasia besar tentang kehidupan manusia

Kesan Selama Berjualan

Kesan selama saya melakukan tugas dari bapak,yaitu tugas yang di suruh berjualan menurut saya ada sisi menariknya dan juga menantang,saya pribadi bisa mendapatkan ilmu baru tentang cara berjualan dengan bener,menghitung untung dan ruginya,dsb.Saya berjualan kue bolu rasa coklat pengalaman saya selama berjualan cukup sulit karna ini kali pertama saya berjualan makanan,sulitnnya mencari chef atau juru masak yg tepat agar dapat menciptakan kue bolu yang enak,apabila saya merekrut orang dengan sembarangan takutnya bolu yang di buat tidaklah enak dan bisa membuat para konsumen ogah membeli barang dagangan saya.Saya mencari chef yang bisa bisa hampir 2 mingguan saya mencari,lalu membeli bahan2 kue bolunya,dan yang paling sulit menurut saya adalah menentukan harga yang cocok untuk kue bolu saya.Dan hal yang paling menyenangkan adalah ketika melihat kue bolu saya di beli oleh seseorang dan memegang uangnya,haha.

Sabtu, 09 Mei 2015

Laporan Penjualan



Laporan Penjualan Kue Bolu:

Waktu
Pemasukan
Pengeluaran
Keterangan
Hari Ke-1
-
RP. 500.000
Mencoba Membuat
 Kue Bolu Rasa Coklat
Hari ke-4
RP. 100.000
-
Penjualan pertama kepada Saudara
Hari ke-7
RP. 100.000
-
Penjualan kedua
Kepada Tetangga
Total
Rp. 200.000
RP. 500.000